Selasa, 07 Oktober 2014

Konsep Wawasan Nusantara dan Implementasi Wawasan Nusantara di Indonesia



Konsep Wawasan Nusantara
      1. Pengertian wawasan nusantaraWawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
      Menurut Prof.Dr. Wan Usman, Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah air nya sebagai Negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.
      Sedangkan,menurut Kel. Kerja LEMHANAS 1999, Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan
sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermsyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.
2. Sejarah terbentuknya wawasan nusantara
            Latar belakang yang mempengaruhi tumbuhnya konsepsi wawasan nusantara yakni :
a.       Aspek Historis
b.      Aspek Geografis dan Sosial Budaya
c.       Aspek Geopolitis dan Kepentingan Nasional
a.       Aspek Historis

      Aspek Historis dari segi sejarah, bahwa bangsa Indonesia menginginkan menjadi bangsa yang bersatu dengan wilayah yang utuh adalah karena dua hal yaitu :
1.      Kita pernah mengalami kehidupan sebagai bangsa yang terjajah dan terpecah, kehidupan sebagai bangsa yang terjajah adalah penederitaaan, kesengsaraan, kemiskinan dan kebodohan.
2.      Kita pernah memiliki wilayah yang terpisah-pisah, secara historis  wilayah Indonesia adalah wilayah bekas jajahan Belanda . Wilayah Hindia Belanda ini masih terpisah-pisah berdasarkan ketentuan Ordonansi 1939 dimana laut territorial Hindia Belanda adalah sejauh 3 (tiga) mil. Dengan adanya ordonansi tersebut , laut atau perairan yang ada diluar 3 mil tersebut merupakan lautan bebas dan berlaku sebagai perairan internasional.
b.       Aspek Geografis dan Sosial Budaya

      Indonesia merupakan negara dengan wilayah dan posisi yang unik serta bangsa yang heterogen. Keunikan wilayah dan dan heterogenitas menjadikan bangsa Indonesia perlu memilikui visi menjadi bangsa yang satu dan utuh . Keunikan wilayah dan heterogenitas itu anatara lain sebagai berikut :
1.      Indonesia bercirikam negara kepulauan atau maritim
2.      Indonesia terletak anatara dua benua dan dua sameudera(posisi silang)
3.      Indonesia terletak pada garis khatulistiwa
4.      Indonesia berada pada iklim tropis dengan dua musim
5.      Indonesia menjadi pertemuan dua jalur pegunungan yaitu sirkumpasifik dan Mediterania
6.      Wilayah subur dan dapat dihuni
7.      Kaya akan flora dan fauna dan sumberdaya alam
8.      Memiliki etnik yang banyak sehingga memiliki kebudayaan yang beragam
9.      Memiliki jumlah penduduk dalam jumlah yang besar
c.       Aspek Geopolitis dan Kepentingan Nasional
Prinsip geopolitik bahwa bangsa Indonesia  memandang wilayahnya sebagai ruang hidupnya namun bangsa Indonesia tidak ada semangat untuk memperluas wilayah sebagai ruang hidup. Salah satu kepentingan nasional Indonesia adalah bagaimana menjadikan bangsa dan wilayah negara Indonesia senantiasa satu dan utuh. Kepentingan nasional itu merupakan turunan lanjut dari cita-cita nasional, tujuan nasional maupun visi nasional
3.      Unsur Wawasan Nusantara

1.  Wadah ( contour)
            Wadah kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya.
2.  Isi ( content)
            Merupakan aspirasi bagsa yag berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945.
3.  Tata laku ( Conduct)
            Hasil interasi antara wadah dan isi wawasan nusantara yang terdiri dari:
            a. Tata laku batiniah yaitu mencerminkan jiwa, semangat dan mentalitas yang  
                baik dari bangsa Indonesia .
            b. Tata laku lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan perbuatan dan perilaku
                 dari bangsa Indonesia.
4.              Asas Wawasan Nusantara
Merupakan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa Indonesia terhadap kesepakatan bersama.
            Asas wawasan nusantara terdiri sebagai berikut :



a.       Kepentingan yang sama
b.      Keadilan
c.       Kejujuran
d.      Solidaritas
e.       Kerja sama
f.       Kesetiaan terhadap kesepakatan

5.              Landasan Hukum Wawasan Nusantara
Landasan wawasan nusantara dapat di jabarkan menjadi berbagai landasan, yaitu :
1.  Landasan Idiil, yakni Pancasila
2.  Landasan Konstitusional, yakni UUD 1945
3.  Landasan Visional, yakni wasantara
4.  Landasan Konsepsional, yakni ketahanan nasional
5.  Landasan Operasional, yakni GBHN

6.              Fungsi Wawasan Nusantara
Fungsi dari wawasan nusantara terhadap suat bangsa itu sendiri adalah :
      Sebagai konsepsi ketahanan nasional
      Sebagai wawasan pembangunan
      Sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara
      Sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara,agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga.

7.              Tujuan Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa, atau daerah.
Nasionalisme yang tinggi di segala bidang kehidupan demi tercapainya tujuan nasional tersebut merupakan pancaran dari makin meningkatnya rasa, paham, dan semangat kebangsaan dalam jiwa bangsa Indonesia sebagai hasil pemahaman dan penghayatan Wawasan Nusantara.

B.  Implementasi Wawasan Nusantara di Indonesia

1. Implementasi dalam kehidupan bidang politik
Dalam kehidupan politik adalah menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis.
            Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara , yaitu


  1. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang
  2. Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai dengan hukum yang berlaku
            Sementara itu, bentuk pelaksanaan wawasan nusantara di bidang politik yaitu
  1. Mengembangkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralism
  2. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat krops diplomatik
  3. Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai dengan hukum yang berlaku
  4. Memperkuat komitmen politik terhadap partai plitik dan lembaga pemerintah
2. Implementasi dalam kehidupan bidang ekonomi
Dalam kehidupan ekonomi adalah menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteran kemakmuran rakyat yang adil. Hal-hal yang diperhatikan dalam bidang ekonomi adalah
a.       Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antar daerah
b.      Implementasi dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sector pemerintah, pertanian dan perindustrian
c.       Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat

3. Implementasi dalam kehidupan bidang sosial budaya
            Dalam kehidupan sosil budaya adalah menciptakan sikap menerima, mengakui, menghormati segala bentuk perbedaan. Ada beberpa hal yang diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara :
  1. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda dari segi budaya, agama, status social, maupun daerah.
  2. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia
4. Implementasi dalam kehidupan bidang pertahanan dan keamanan
Dalam kehidupan pertahanan dan keamanan adalah menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan membentuk sikap bela negara pada setiap WNI.



  1. Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara karena kegiatan tersebut wajib bagi setiap warga negara
  2. Membangun TNI professional merupakan implementasi dalam kehidupan dalam pertahanan dan keamanan dan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai
  3. Membangun rasa kesatuan dan persatuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer